CINCIN TUNANGANKU



Cincin tunanganku dan mas dah jadi jum'at kemarin. pas lihat hasilnya wah seneng banget, bagus dan sangat sederhana sesuai dengan kita.

sepertinya cinta yang tulus dari 2 orang yang tulus memang gak usah di gambarkan dengan berlebihan. cukup pidie dan arso aja yang tau apa arti dari cincin pertunangan kita.

Doakan saja yach akhir Februari kita akan tunangan dulu, karen mas akan bertugas dan kembali ke Italy untuk bekerja, maka akhir november atau awal desember 2009 kita baru berencana untuk menikah. tapi syukurlah pidie rasa memang sudah waktunya untuk membagi segala ceritaku dengan orang terkasih. Terima kasih ya Allah atas segala cinta yang kau berikan. cinta yang tumbuh dari setumpuk perbedaan dan hanya disatukan dengan CINTA yang SEDERHANA.

ini sebuah puisi yang pidie bikin setelah ketemu denganmu mas

Dahulu..... Sendiri itu sepi dan membosankan....
kedua sayapku rapuh, dan aku berdiri seorang diri
Menatap indahnya langit, tanpa memegang harapan dan semu....

Dahulu..... Sendiri itu sangatlah sunyi....
Merentaskan setiap helaian nafas dengan kelamnya debu dan sembilu
disetiap kesendirianku aku selalu
Berharap sehirup udara segar merasuki relung jiwaku

Sekarang, aku bersamamu Cinta.....
Membawa harapan dengan kedua sayapmu yang kokoh
Bernafas dengan udaramu yang kasih
Berpegang erat, dengan kedua tanganmu yang tulus

Sekarang.......
Aku hidup Cinta....
Hidup untuk selalu menggoreskan kisah
Cita dan Cinta kita

Berdua dan selamanya

Amin...

Cinta itu indah pada waktunya Mas.....

CINCIN KAWIN

Gak tau kenapa, tiba-tiba cewek-cewek dikantor pada ngebahas masalah cincin kawin. untuk pidie SENDIRI bahasan cincin kawin dah ada dari hampir 2 minggu kemarin.

masalah pernikahan sendiri dah manjadi topik paling rumit akhir-akhir ini, tahapan kejenjang pernikahan yang akan pidie lakukan bersama masku Arso adalah "kita akan melakukan pertunangan terlebih dahulu sebelum nanti menikah di akhir november 2009"

karena masalah pertunangan yang akan dilakukan akhir februari ini maka pidie dan mas memulai dengan mencari cincin pertunagan. sebenarnya banyak yag ingin ditanyakan sama semua orang perihal cincin ini.

APA BEDANYA CINCIN TUNANGAN DAN CINCIN KAWIN????


dari beberapa orang yang pidie tanyakan rata-rata menjawab " Gak ada beda" tetap cincin yang sama.....bener gak sih?????

akhirnya pidie mencoba untuk mencari tau sama embah google dan ada suatu artiket yang jelasin perihal cincin seperti ini yang gak bisa ngejawab juga pertanyaan pidie.


sudah menjadi "aturan" universal bahwa cincin adalah simbol ikatan cinta sepanjang masa yang menjadi penanda bahwa si empunya cincin telah "mengikat" diri dengan seseorang. Secara tidak langsung pula, pemakai cincin seolah-olah berkata, "hei jangan ganggu saya, karena saya sudah memiliki seseorang yang sangat mencintai saya."

Menurut tradisi kebiasaan orang Barat, apa yang terlihat di tangan kiri adalah pemberian keberuntungan dari Tuhan. Hal ini berkaitan erat dengan hati manusia. Karenanya, cincin yang dipakai di tangan kiri dikatakan sangat bermakna.

Di dunia internasional, cara pemakaian cincin yang agak tren adalah :
Jari telunjuk : Hendak menikah, menunjukkan belum menikah.

Jari tengah : Dalam masa pacaran.

Jari manis : Menunjukkan telah bertunangan atau telah menikah.

Kelingking : Menunjukkan masih single.

Untuk halnya tangan kanan, dalam tradisi juga ada suatu ungkapan, yang mempunyai arti sama dengan pemakaian di jari manis. dan perihal masalah cincin kawin dan cicin pertunangan, tidaklah ada arti khusus yang mengartikan ini lain selain sebuah ikatan cinta.

JANJI SUCI

Beberapa hari yang lalu pidie ma Arso ambil cincin pertunangan kita, dan ini merupakan lagu yang dia nyayikan tiap kali kita karaoke bareng adik-adikku atau hanya berdua. lagu janji sucinya yovi dan nuno.

lagu ini juga yang rasanya bikin hati berdetak lebih kencang pas mas menyanyikan lagu ini penuh dengan penghayatan dan senyum yang maniz.....(full of love katanya)

Semoga akhir bulan februari 2009 Allah memang mengizinkan kita untuk terikat janji untuk selalu mencintai till the end (ha..ha..ha.. dan hix..hix..hix)




YOVIE & NUNO

"JANJI SUCI"


Dengarkanlah wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu

Dengarkanlah wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini

Aku ingin mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir

Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu



PS: kedengarannya gombal banget deh mas...
(tapi aku seneng kok mas...)



Love u

Tips : Menghilangkan Rasa Tersinggung

Minggu kemarin ada kejadian lucu dikantor, ada dosen (Faculty) "MR.B" yang sedikit tersinggung dengan e-mail dari Faculty yang lain (VC).

Di e-mail milis kantor yang dikirim VC dituliskan nama Mr.B sebagai contoh sebuah kasus. dan dengan kekanak-kanakan Mr.B mengirim keberatan namanya di jadikan contoh (wakk..kakk..ka....)

To Mr.B : Kepinteran yang hakiki adalah kepintaran ESQ
To VC : Kenapa gak nama pidie aja yang dijadikan contoh, biar terkenal gitu (he..he....he...)


setelah baca pidie jadi inget buku dari AA Gym yang pidie rangkum dalam tulisan dan contoh dengan gaya bahasa pidie:



Tips : Menghilangkan Rasa Tersinggung

Pertama, belajar melupakan dan memaafkan
Sebenarnya perasaan mudah tersinggung itu ada karena kita merasa dan memposisikan dirikita lebih dari seharusnya atau terlalu rendah dari yang sewajarnya. Rasa tersinggung itu muncul lantaran kita kurang percaya diri dan kerap meras was-was dengan keadaan yang terjadi dilingkungan tempat kita berada. Makanya mulai dari sekarang sebaiknya mulailah dan belajarlah menambah percaya diri bagi yang masih rendah atau menyambung urat malu bagi yang terlalu percaya diri dan ke PD an (hix…hix…hix..)

Tambahan yang mesti diingat menurut pidie adalah jadikan diri kita orang yang selalu mudah memafkan bagi orang lain. Dengan banyaknya penyakit hati yang dapat menyebabkan komplikasi yang memici terjadinya penyakit fisik seperti hirosishepatis dan juga jantung serta darah tinggi dan strok. Sebaiknya mulailah sering memafkan orang lain demi kebaikan diri sendiri. sesungguhnya memaafkan adalah sebuah perilaku yang diperintahkan oleh Allah swt untuk kita lakukan. Karena diperintah, maka hukumnya wajib.

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. 7:199)

Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah… (QS. 45:14)

Kedua, kita harus melihat bahwa apa pun yang dilakukan orang kepada kita akan bermanfaat jika kita dapat menyikapinya dengan tepat.
Kita tidak akan pernah rugi dengan perilaku orang kepada kita, jika bisa menyikapinya dengan tepat.

Kita akan merugi apabila salah menyikapi kejadian, dan sebenarnya kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai dengan keinginan kita. Yang bisa kita lakukan adalah memaksa diri sendiri menyikapi orang lain dengan sikap terbaik kita. Apa pun perkataan orang lain kepada kita, tentu itu terjadi dengan izin Allah. Anggap saja ini episode atau ujian yang harus kita alami untuk menguji keimanan kita. Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji′uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al Baqarah: 155-157). Ketiga, kita harus berempati

Ketiga, jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai ladang peningkatan kwalitas diri dan kesempatan untuk mengamalkan sifat mulia.
Orang bilag sih “ dikasih kesempatan untuk lebih bersabar dan lebih mulia dan jadikanlah penghinaan sebagai guru peningkatan mutu dan kwalitas diri kita.

Lembaran baru hidupku

Wah mang dah lama pidie ditelan bumi, rasanya sibuk dan selalu menyibukkan diri(gayanya selangit yach).beberapa hal yang seru dan menyenangkan yang akan pidie laporkan diantaranya adalah:

1.Kuliah lancar dan terkendali
mid tes diatas 80 semua (membahagaiakan sekali bukan)
2.Pidie akhirnya menyerah (bertahan sendiri setelah 1 tahun lebih menjomblo) dan mencoba menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang cukup baik hati dan tidak sombong "MASKU ARSO WALUYO". Amin
kayakna setelah putus akhirnya pidie berpikiran jernih kembali dan mencoba mendapatkan kehidupan yang lebih bahagia dari sebelumnya.
3.23 Desember lalu akhirnya umurku menjadi 28 tahun. wah ulang tahun yang cukup membahagiakan. dapet banyak ucapan, doa dan kado (kado adalah bonus yang menyenangkan)

nanti pidie akan coba pasang foto dan cerita-cerita indah. saat ini cukup sekian dulu yach....

JUALAN BUBUR



Ass...kum semua salam sukses yach..

ada kejadian unik dan lucu kemarin pas pidie ke perpustakaan FTUI, ada karyawan yang namanya devi orangnya lucu dan sexy abiz....

pas ketemu dia ramah banget dan sangat membantu proses pinjam-meminjam tesis dan skripsi. yang mau di bahas di sini bukan itunya, tetapi kalimat mbak devi yang bilang kalau dia kuliah s2 dibiayai oleh UI 50%nya dengan syarat harus ikatan kerja 2n+1

sayang banget s2 kalau kerja di perpustakaan doang itu tercetus dalam hati tapi ternyata di pikiran mbak devi pasti beda nih....jadi pidie penasaran dan tanya aja

pidie: terus biz S2 mau ngelanjutin kemana??? tetep kerja disini mbak????

Devi : yach.... sekarang sih, nasi dah menjadi bubur. ya..sekalian aja gw jualan bubur. dah kadung kecebur....he...he...he....

pidie: wakkkakk...wakk...kak...ha...ha....

maksudnya mbak devi pasti tetap mengabdi di FTUI. mungkin dengan gaji yang lumayan lebih tinggi, ditambah lagi mungkin bisa menjabat posisi yang lebih bagus secara mbak devi dah 35thn kata dia sih bakalan susah kalau nyari kerja lagi...

yang pidie mau kasih tau dan jeasin di blog ini adalah kaliamat yang dia bilang bahwa:

"kenapa gak sekalian aja gw jualan bubur" itu yang menurut pidie kocak dan dalem banget.

rada ketawa ngakak pas denger tapi maknanya mang besar banget...istilahnya dari pada kita ngeluh tentang keadaaan yang kita alamin saat ini, alangkah baiknya kalau kita memanfaatkan keadaan yang terjadi dengan sebaik-baiknya..

kalau menurt kalian gimana yach???

bubur...bubur.....ada yang mau beli gak??

"KAPAN NIKAH???"

Ngomongin soal kapan nikah mang gak ada habisnya, terutama buat orang seumuran pidie yang sekarang ini masuk ke kategori (umur yang membuat ibu sangat kuwatir)

Kasihan sih kalau ngeliat kesedihannya, terutama pas tahu bahwa setelah aku 10 tahun pacaran sama cowok yang di awalnya gak dia suka, eh...seiring waktu dia malah menganggap eks- boyku cowok paling baik dari semua temen cowokku.

Kembali kepokok kapan nikah???

Hari ini seorang temen kirim e-mail yang isinya seperti ini:


"KAPAN NIKAH???"

"UDAH, JANGAN MILIH-MILIHLAH! !!"
"JANGAN LAMA-LAMA!!! !"
"JANGAN KEJAR KARIER TERUS DONG!!!"


Tiba-tiba kalimat-kalimat norak diatas
jadi sering gue denger dari
orang-orang disekitar gue... nyebelin
banget! dan mungkin banyak
dialamin juga sama sebagian besar dari
kalian semua
(sorry buat yg udah punya pasangan
hehehhe...)



KAPAN NIKAH????
ya gak tau! emang kenapa sih kalo gue masih pengen sendiri?
emangnya gue bakalan membuat penipisan lapisan ozon makin cepat dengan
kesendirian gue.


UDAH JANGAN MILIH-MILIH! !!
Kok jangan milih-milih sih? MEMILIH ITU PENTING. Pada saat gue
memutuskan untuk menikah dengan lawan jenis dan bukan sesama jenis
aja. berarti gue sudah melakukan pemilihan (sadis amat sih contohnya
hehehhehe... .)

Pada saat gue memutuskan untuk menikah dengan si pria A dan bukan si
pria B, berarti gue sudah melakukan pemilihan. Pada saat gue memutuskan untuk menikah dengan pria yang seiman dan bukan yang beda kepercayaan, berarti gue sudah melakukan pemilihan. SIAPA BILANG JANGAN MILIH-MILIH.


JANGAN LAMA-LAMA!!!
LHAAAA... emangnya gue si hunter (nama anjing gue) yang gak bisa
ngeliat doggy betina, langsung dikejar-kejar buat dikawinin. Dua pribadi yang berbeda membutuhkan waktu untuk saling mengenal satu sama lain. Lebih baik menyisihkan waktu lebih lama di waktu pendekatan atau pacaran daripada mengambil keputusan gegabah dengan resiko menyesal seumur hidup.


JANGAN NGEJAR KARIER TERUS!!!
Gue gak ngejar karier, gue ngejar gajinya hahahha....nikah itu butuh modal dan modal itu harus dikumpulin sedikit demi sedikit bukan jatuh dari langit.

Gue justru ngeri ngeliat temen-temen gue yang berlomba-lomba nikah,
kalo gue tanya alasannya pasti karena umur, desakan orang tua yang mulai malu karena anak gadisnya gak laku-laku, takut dibilang perawan tua.

Ketakutan-ketakutan itulah yang membuat temen-temen gue "tutup mata"
terhadap setiap perbedaan yang justru sebetulnya sangat penting untuk dipertimbangkan pada masa pacaran apakah memang "gue itu tulang rusuknya dia" (buat yang cewek) atau apakah "dia tulang rusuk gue "
(buat yang cowok),

mereka punya prinsip yang penting nikah dulu. mereka dengan gampangnya
berpikir bahwa karakter buruk yang sudah tertanam selama berpuluh-puluh tahun didalam diri "sang kekasih" bisa hilang begitu saja pada saat menikah.

Gue tahu mungkin banyak yang gak setuju dengan pendapat gue, tapi gue
gak mau menikah hanya karena masalah umur, siapa sih yang berhak
ngasih patokan umur seseorang untuk menikah? siapa sih yang berani
jamin bahwa nikah di umur 25 tahun akan lebih bahagia dari yang nikah
di umur 30 atau lebih?, coba liat di catatan sipil, angka perceraian
paling tinggi terjadi pada pasangan yang menikah pada umur yang mana
(kalo udah dapet datanya, kasih tau gue ya, soalnya gue sendiri gak
pernah ngecek hahahahh.... )

Malah menurut gue menikah diusia 30 atau lebih itu banyak sisi baiknya,
karena disitu biasanya emosi seseorang sudah lebih stabil, kedewasaan temperamen sudah mulai terbentuk, persiapan materi cukup memadai.
(materi itu tetap harus masuk dalam pertimbangan dong, kan gak bisa bayar listrik sama bayar telepon pake surat cinta),

Gue juga gak mau menikah karena desakan orang tua atau karena takut dibilang perawan tua, yang ngejalanin pernikahan itu kan gue bukan mereka, yang bakalan tanggung semua resiko kalo ada masalah kan gue bukan mereka, perkawinan kan bukan tuk dibuat main-main apalagi trus kawin - cerai. kebayang gak tuh kalo sampe salah milih bakalan sengsara seumur hidup.


JADI LU GAK PENGEN NIKAH?
GUBRAKKK.... !!!!
gue pasti pengen nikah tapi dengan alasan yang tepat, gue pengen nikah
karena gue menyadari bahwa hidup ini terlalu berat untuk dijalani sendirian (ceileee...puitis amat lu), gue pengen nikah karena gue menyadari gue membutuhkan seseorang yang bisa saling mendukung dalam segi spiritual dan material, gue pengen nikah karena gue butuh menyayangi seseorang dan butuh untuk disayangi (hihihihi... jadi malu nih), dan masih banyak lagi...

tapi yang jelas gak bisa ditentuin kapan waktunya, bisa cepet bisa juga lama, kalo soal waktu kan terserah sama yang DIATAS.


DON'T PUSH ME TO GET MARRY SOON, LET ME WAIT MY TIME, CAUSE MY GOD WILL PROVIDE ME THE BEST PERSON WHEN THE TIME COMES.



Gak tanggung-tanggung malah, e-mail diatas dibales sama temennya yang isinya sebagai berikut:


Dear All,

Boleh sharing ?

Berdasarkan pengalaman pribadi (hehehe...) memiliki pasangan (pacar or tunangan) dengan menikah itu bisa berbedaa banget

Saya termasuk orang yang cepet banget punya pasangan.

Dan masa pacaran yang pertama itu nyaris 10 tahun dari SMP sampai
kuliah (hihihi). Tapi gak tau kenapa, dari awal saya udah merasa bahwa
pacar yang ini bukan calon suami yang akan mendampingi saya sesisa
umur saya. Padahal dia tuh orangnya baiiiiiiik banget. sabaaaaar bangeeeet.
ngertiiii iiiiiiiin banget dan banyak hal-hal baiiiiiiiik banget yang dia miliki.
Hanya saja sejalan dengan perkembangan umur perkembangan minat perkembangan lain-lain saya merasa bahwa dia tidak akan mampu mendampingi saya yang maunya banyaaaaaaaaak banget. Jadinya kita pun putus baik-baik dengan perencanaan tanpa rame-rame (walaupun akhirnya seluruh keluarga geger abis) dan membutuhkan waktu hampir 2 tahun untuk menyelesaikan banyak hal.

Kemudian saya kenal dengan suami saya sekarang ini. Masa pacaran juga lamaaaa banget... sekitar 3 or 4 tahun gitu...pokoknya udah bikin semua ilfil...
bosen... dan cape nanya ... (tapi aku keukeuh sukeukeuh... tidak
tergoda untuk menanggapi). .. Calon mertua juga udah cape nanya , cape
mengancam... cape ngeliat kita gak jelas juntrungannya. ..
Teman-teman, sodara, calon gebetan (belum sempet nggebet siiih...) sudah berdebar-debar menunggu...jalan terus apa bubar.
Sampai akhirnya... tiba- tiba saya mau aja diajakin married...

Begitulah... begitu married...astaga. .. kemana itu yang namanya pacaran tahun-tahunan. ..Yang namanya pacar sama suami itu beda banget...
(hehehe. ...maaf para suami !).

Mungkin dia juga mikir... pacar sama isteri juga bedaaaaa banget.
Padahal.. rasanya waktu pacaran itu semua stok sifat buruk udah keluar semua... (iyalah.. pacaran segitu lama...rumah juga gak jauh-jauh amat..masih satu lingkungan.. .hikksss. ..).

Tapi ternyata ada modifikasi sifat...ada kebutuhan baru yang nggak kepikiran
sebelumnya. Contoh paling sederhana... jaman pacaran sih kita (cewek) seneng aja membuatkan minuman buat sang pacar.
Giliran married...duuuh. ..bangun tidur diminta bikinkan coklat susu sementara
kita juga masih nguanttuuuukkkk. ..(tau aja kan manten baru...)... rasanya darah udah naik ke kepala... Trus... karena belum punya pembokat (walaupun udah misah rumah sama mertua)... kita kan harus cuci pakaian sendiri.
Tuuhh si Tuan besar enak aja ngelempar celana sama bajunya ke pojokan kamar...
Duaaaar.. apa gak kepala mo meledak rasanya ? Biasa kan kamar cewek tuh rapi dan teratur.. tiba- tiba jadi kayak kapal pecah !

Masih ada lagi dosanya... kalo mencet odol... pasti dari tengah... dan gak pernah ditutup lagi !!!! ( ...setelah saya baca di banyak artikel mengenai pria...ternyata urusan mencet odol ini memang sudah menjadi bagian perilakunya. ..hahaha...) ......

kalo nonton tv kerjanya mainin remote control sampe kita senewen ngeliatnya.. kalo udah berkutat sama hobinya kita ditinggalin begitu saja...

Hal-hal kecil itu...dan kadang ada hal besar juga... memang menjadi agenda dan kurikulum perkawinan.

Lima tahun pertama... urusannya masih perang antar suku...(silang pendapat, pertandingan egoisme, mencari jati diri sebagai isteri dan suami)...

Lima tahun kedua...urusannya udah mulai ke visi dan misi mengenai pendidikan anak...

Lima tahun ke tiga...urusannya udah ke pengembangan karier dan
rumahtangga. . (udah mulai numpuk-numpuk kekayaan...hehehe. ..)...

Lima tahun ke empat urusannya udah masa depan anak...mo kemana niih
anak kita...jadi udah kembali ke siklus hidup kita yang awal lagi...

Kenapa perkawinan bisa bertahan ?
Jawabnya sederhana : karena KOMITMEN !!

Kita berkomitmen untuk hidup bersama dengan orang yang sangat berbeda
dengan kita. Kita berkomitmen untuk mengisi segi-segi yang kurang dari pasangan kita.

Sama seperti kita juga menerima dia untuk mengisi kekurangan kita. Justru semakin banyak kekurangan pasangan kita, maka semakin berguna hidup kita. Dan semakin banyak kekurangan kita, semakin banyak kita menerima dari pasangan kita.

Kekurangan itu tidak semakin berkurang dengan bergulirnya waktu...tapi terus
bertambah. Dan kita pun akan semakin banyak harus mengisi kekurangan pasangan kita, sementara kita juga semakin banyak menerima dari pasangan kita.

Kalau kita sudah malas berkomitmen, maka perkawinan sudah diambang
pembubaran. Tidak perlu menunggu orang kedua atau ketiga. Semua itu ada dari dalam diri kita sendiri.

Jadi begitulah...
Kalo memang belum siap berkomitmen. ..
biar pun pacaran 10 tahun...
20 tahun... seyogyanya nggak usah married.
Biar aja orang lain yang cape komentar .
Toh yang akan menjalankan hidup berkeluarga nanti adalah kita berdua... dan kelak anak-anak kita juga.
Memang ada yang bilang, ngapain pacaran lama-lama... kalau sudah ada yang mau ya langsung saja. Itu juga oke... bagaimana kita mampunya aja berkomitmen.

Ada yang bilang, perkawinan itu seperti main judi. Tapi judi kan seperti tebak-tebakan. Untung-untungan.
Padahal perkawinan bisa dipelajari. Saya bilang, perkawinan itu seperti
sekolah tanpa akhir...
tanpa ijazah...
Tiap hari kita belajar, tiap hari kita ujian..
dan uji ketahanannya harus seumur hidup.

Satu hal... tidak ada perkawinan yang ideal !
Setiap pasangan memiliki pola sendiri.
Jadi kita sendirilah yang membuat perkawinan itu mau ideal apa tidak.
Jadi jangan mencontek perkawinan orang lain...
karena kita bukan menikah dengan salah satu pasangan yang ideal itu...
dan kita pun bukan pasangan ideal dari orang yang ideal di luar sana .

Yang cocok untuk orang lain, belum tentu ideal untuk kita.
Yang cocok untuk kita, belum tentu ideal buat orang lain.

Buat yang sudah married...
mohon maaf kalau tidak sesuai dengan pakemnya.

Untuk yang belum married... go ahead...
hidup ini punyamu sendiri kok...
Memilih menikah sekarang atau besok, adalah pilihan hidup masa depan..
Kalau mau belajar coba-coba ya monggo...ntar yang sengsara kan diri sendiri.

Dari dua e-mail diatas pidie anggep semuanya adalah pilihan hidup dan juga kesempatan, andai tiga tahun yang lalu ketika eks-Bfku tanya...mau gak km menikah denganku dan aku jawab. Belum kepikiran..enggak untuk saat ini dan kalimat penolakkan lainnya pastinya ceritanya sangat berbeda dengan kehidupanku sekarang.

3 tahun yang lalu maupun sekarang jawaban TIDAK merupakan pilihan yang terbaik tanpa penyesalan sedikitpun bagi pidie (so simple and so easy right)

Saat ini, aku anggep hidup ini mengalir bagai air dan saat-saat penuh dengan cerita cinta drama yang pemain utamanya aku dengan judul mencari cinta sejati yang rasanya asem manis.

Kenapa cinta sejati???? Jawaban itu lebih kearah karena banyak hal saat ini yang aku pake untuk banyak mendekatkan diri dengan Allah, keluargaku terutama orangtua dan juga adikku serta teman-teman baik yang selalu aja buat aku ketawa dan mencaci-maki kehidupan sambil tertawa-tawa.

Hidup adalah pilihan dan semenjak putus sampai sekarang memang pilihanyya masih sendiri sampai aku menemukan cinta sejati....